Senin, 07 September 2015

Driver Printer di Windows Menghilang Setelah Restart Komputer


Ada yang pernah kah dari kalian pada saat setelah install driver printer kemudian menghilang setelah komputer di restart..?
nah ini terjadi pada user ane, jadi pada saat itu, ane udah install driver printernya, kemudian di coba print OK, pada saat ane tinggal, kemudian komputer user tersebut di restart kemudian si user ingin print dokument, pada saat mau print, printer tidak tersedia, kemudian user memanggil ane dan ane cek ternyata pada device / driver printer menghilang / seperti terhapus, kemudian ane coba add printer malah muncul error "Operation could not be completed. The print spooler service is not running", 

kemudian ane cari tau google, ternyata service print spoolernya tidak berjalan, ya sudah ane jalankan deh service print spoolernya, untuk menjalankan service print spooler bisa dengan cara berikut

  • buka windows explorer
  • klik kanan pada my computer

  • pilih manage (nanti akan muncul window computer management)
  • pilih service and applications >> services

  • kemudian cari print spooler (klik 2x / klik kanan >> properties)

  • kemudian pada startup type pilih Automatic >> kemudian klik button start pada window print spooler >> klik OK
service sudah jalan, silahkan anda cek di device printer, apakah driver yang tadi di install sudah muncul di list printer, jika sudah muncul, silahkan anda test print dan test di restart komputer apakah sudah beres atau belum.

cukup sekian sharing dari saya, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua


Senin, 31 Agustus 2015

HOW TO FIX TEMPORARY PROFILE IN WINDOWS 7


hai guys, udah lama kita gak posting lagi nih.
oke pada saat ini, ane mau posting mengenai bagaimana cara memperbaiki profile di komputer menggunakan windows 7 yang bersifat sementara (temporary), ini berawal dari pengalaman ane kerja ane dapet problem untuk donwload email, karena di mail server kantor ane sudah hampir penuh di karenakan email-email user belum pada di download, nah maka dari itu ane mencoba memperbaiki / mendownload email user tersebut.
setelah ane cek ternyata profile user tersebut bersifat sementara (temporary) maka dari itu email yang menggunakan outlook menumpuk, karena jika profile tersebut sementara ( temporary) si user harus menseting ulang kembali supaya email tersebut bisa terkoneksi dengan outlook, nah dari sini ane mencari tahu bagaimana cara fix profile yang bersifat sementara pada windows 7.

oke langsung jah ane kasih tau caranya.
  • login komputer dengan menggunakan profile yang bersifat sementara (temporary) itu
  • buka registy (regedit) dengan cara tekan tombol ctrl + r ketik regedit 
  • nanti akan muncul jendela regedit
  • kemudian buka folder berikut
  • jika sudah nanti akan muncul seperti gambar berikut

  • kemudian pilih folder tersebut dengan ciri-ciri profile image path tersebut berisi dengan profile user yang sementara (temporary)
  • rename nama folder dengan menambahkan / mengganti format file menjadi .bak, bisa di lihat contoh pada gambar di atas
  • jika sudah di rename, maka proses selanjutnya adalah logoff / reboot
  • kemudian login kembali, (nah maksud login di sini berfungsi untuk membuat profile baru lagi)

ya cukup sekian informasi yang bisa saya shared kepada kalian yang membutuhkan, terima kasih, mohon maaf jika kata-kata masih kurang berkena di hati anda

Jumat, 14 Agustus 2015

Create Group Email in MS. Outlook 2007 (Membuat Group Email di MS. Outlook 2007)


Ok, kali ini saya akan menulis artikel mengenai pembuatan group email di MS. Outlook 2007.
berawal dari user di kantor saya bekerja, dia meminta untuk di buatkan group email untuk mempermudah dalam pengiriman email ke berbagai vendor, nah kebetulan ane belum tau tuh cara untuk membuat group email di outlook 2007, kemudian ane searching di internet dan akhirnya dapet. dan berikut caranya :

  • Buka aplikasi Ms. Outlook 2007 terlebih dahulu (kondisi outlook sudah terlogin account)
  • klik tanda panah pada button New pada toolbaar 
  • pilih distribution list
  • setelah memilih / mengklik distribution list maka akan muncul jendela disitribution list seperti gambar berikut ( fungsi jendela distribution list ini untuk membuat group email)
  • beri nama group email yang ingin di buat pada kolumn name
  • jika sudah kemudian klik Add New pada tool bar distribution list ( pada menu ini berfungsi untuk menginput siapa saja yang ingin di masukkan ke dalam group email tersebut)
  • kemudian akan muncul jendela seperti berikut, kemudian isi kolumn-kolumn tersebut
                      >> display name        : nama anggota
                      >> E-mail address     : email anggota

  • jika sudah klik OK, maka member tersebut akan terinput di bagian list
  • jika sudah terinput semua para member yang ingin di masukkan ke group email tersebut, kemudian klik Save & Close pada toolbar distribution list (menu ini berfungsi untuk menyinpan grou email yang telah di buat tadi.

nah, untuk pembuatan group email sudah selesai, sekarang tinggal anda coba untuk mengirim email ke group email yang telah di buat tadi.

  • caranya sama seperti kirim email biasa, untuk memasukkan group email tersebut, klik Address Book pada toolbar Message
  • nanti akan muncul jendela sebagai berikut, kemudian pilih contacts pada address book seperti pada gambar berikut
  • nanti akan muncul group email yang telah di buat tadi, tinggal klik 2 x group emailnya, kemudian OK


 


Minggu, 02 Agustus 2015

PERJALANAN MENUJU CURUG PARIGI (BEKASI) 14 JUNI 2015


Berawal dari temen ngasih link tempat wisata bagus yang ada di bekasi ke group sepeda kita, nah dari sini kita mulai lah pembicaraan untuk gowes ke sana, beberapa jam kita diskusikan melalui media chat, dan akhirnya kita putuskan untuk gowes ke sana hari minggu tanggal 14 juni 2015, kita ngumpul di komplek kemang pratama bekasi jam 8.

Hari H pun tiba, ane pagi-pagi sekitar jam 6 an udah bangun dan shalat, langsung mulai persiapan gowes. dan sekitar jam /7 kurang kalau gak salah ane berangkat dari rumah. setiba di perumnas 1 ane mampir dulu ke tempat pasar swalayan untuk membeli roti, biar ada tenaganya pas gowes, kilometer pun ane lewatin dan akhirnya ane nyampe di komplek perumahan kemang pratama, dan ternyata di sana sudah pada ngumpul tinggal ane doang yang baru dateng, ane istirahat sejenak untuk lemesin betis dulu sebelum perjalanan lumayan panjang yang akan kita tempuh. sesambil istirahat kita lihat jalur perjalanan di handphone yang akan kita lewatin, karena dari kita belum tahu tempatnya, cuma sekedar melihat di peta online. kita sudah pelajari jalur yang akan kita lewati, dan akhirnya kita pun berangkat.

jalan demi jalanan kita lewatin dengan sesantai mungkin entah kita gak tau ini daerah apa, yang penting kita ikutin jalur perjalan yang kita pelajari, beberapa kilometer kita lewatin kita pun berhenti sejenak untuk melihat kembali jalur perjalanan yang kita lewatin, setelah kita melihat peta online di handphone kita pun mengambil kesimpulan kalau ada gang di sebelah kanan, kita belok dan masuk ke gang itu. dan perjalan pun kita mulai lagi.

Gak lama kita berhenti, kita menemukan gang, ya sudah kita mulai belok dan masuk ke gang itu, tapi anehnya kok sepi gak ada orang gowes daerah sini, lalu satu dari kita inisiatif nanya ke orang penduduk sekitar daerah tersebut, dan ternyata kita salah gang, gang yang kita maksud masih di depan, bukan gang yang ini. Setelah kita tahu kita langsung melanjutkan perjalanan kembali untuk menemukan gang tersebut, dan ternyata benar gak lama dari gang itu kita menemukan gang yang kita maksud, dan kita langsung belok dan masuk ke gang tersebut.

Sepertinya emang ini gang yang kita maksud, kita pun mulai jalan pelan-pelan untuk memperhatikan daerah sekitar itu, dan gak lama dari gang kita menemukan lapangan tanah merah yang luas, karena dari sumber link yang kita dapat bahwa curug tersebut melewati lapangan tanah merah, ya udah kita mencoba ke lapangan merah tersebut untuk menelisir daearah pojokan dari lapangan merah apakah curugnya berada di sana, setelah kita cek ternyata tidak ada curug di daerah lapangan tanah tersebut, lalu kita melanjutkan perjalanan menelusuri daerah tersebut.

Tidak jauh dari lapangan tanah merah itu, kita menemukan segelombolan orang naik sepeda, wah berarti ini kali ya tempat curug tersebut, ya udah kita menuju ke tempat tersebut. Dan ternyata benar ini tempat curugnya, tapi curugnya berada di bawah, ya udah kita isitirahat sejenak untuk istirahatin betis dulu karena perjalana lumayan jauh. kita makan-makan dulu dan ngopi-ngopi dulu. Istirahatpun sudah selesai kita langsung turun ke bawah untuk melihat curug parigi tersebut. Di bawah pun sudah banyak orang yang berkunjung ke curug tersebut, serta curug tersebut di buat tempat hunting photo.selama kita di curug kita kaya anak kecillah main-main air.






info lebih jelas mengenai curug parigi bisa buka link INI






Sabtu, 11 Juli 2015

PERJALANAN NAIK GUNUNG CIKURAY (GARUT JAWA BARAT) 2015



Oke, pada postingan ini, gw mau cerita tentang naik gunung lagi nih bro and sis...


       naik gunungnya ke gunung cikuray, masih daerah garut, daerah garut lumayan lah ada beberapa gunung yang bisa di daki, gunung papandayan, gunung guntur, dan gunung cikuray, tinggi masing-masing gunung berbeda-beda.

Oke langsung jah...
     disini gw sama temen SMA gw, berawal dari kita ngobrol-ngobrol di tempat daerah Harapan Indah Bekasi, kita saling tukar informasi mengenai gunung-gunung mana jah yang udah di daki, mulai dari obrolan ini kita mau ngadain acara naik gunung bareng, karena dari kita belum pernah naik gunung bareng-bareng di karenakan kita pada naik gunung sama temen masing-masing.

       Mulailah kita melakukan persiapan di rumah temen ane, di situ, kita obrolin mengenai patungan uang untuk alat-alat apa jah yang mau di bawa (karena kita masih belum lengkap punya alat naik gunung, karena dari itu kita sewa alat), makan apa jah di gunung, mau naik kendaraan apa untuk menuju gunung cikuray, terus siapa jah yang ikut, karena kita cow semua, supaya pas di sana ada pemandangan sedikit, mulailah kita cari teman wanita untuk di ajak naik gunung, ada temen ane cew dia udah biasa naik gunung masih satu sekolah di SMA, temen-temen udah pada kenal juga, kita ajak temen ane yang cew, kata temen ane cew “siapa jah yang ikut.?, ada cew nya gak.?, yakin mau naik cikuray, katanya medannya rada berat.?”, ya kita jawab “yang ikut temen-temen SMA kita kok, ada beberapa yang lu kenal kok, cew nya belum ada , kita sih lagi nyari biar lu ada temennya kalo lu ikut, insya allah, kita jalannya nyantai kok, kalo ada 1 yang capek kita break” terus kata temen ane yang cew “lihat nanti jah, ntar gw kabarin H-3 deh”, oke, setelah kita dapat kabar seperti itu, temen ane nyari temen cew yang mau naik gunung supaya temen ane yang cew biar ada temennya, temen ane nawarin ke temen-temennya akhirnya dapet, tapi temen ane gak mau ngasih tau namanya, takut di cengin kayanya, nah temen ane yang nyari temen cew yang mau ikut whatsapp temen ane yang cew, biar bisa di kompor-komporin biar ikut, nah temen ane yang cow ngasih tau ke temen ane yang cew nama cew yang mau ikut, nah, temen ane yang cew ngasih tau ke ane nama cew yang mau ikut, ya udah deh ane kasih tau ke temen-temen ane yang lain, dan akhirnya temen ane yang cow di cengin lah, hahahah. (bukan maksud bully, hanya sekedar bercanda biar gak garing). “sebenarnya gak penting banget cerita di paragraf ini, hehehe...”

       waktu terus berlalu dan akhirnya H-3 dateng, temen ane yang cew ngasih kabar kalau dia gak bisa ikut karena ada acara lain, oke ane kasih tau ke temen ane yang lain.

       H-1 pun datang, kita pun ngumpul lagi di rumah temen ane untuk membicarakan acara besok, kita ngumpul di malam hari, mulai lah kita mulai pembicaraan, dari naik apaan nih kesananya, terus bahan makanan cukup gak nih, terus yang fix jadi ikut siapa jah, terus alat-alatnya apa lagi yang belum, beberapa jam kemudian udah mendapatkan hasil pembicaraan kita pun pulang ke rumah masing-masing untuk persiapan besok.

Datanglah Hari H, tedeng...

       ane dari pulang gawe langsung ngebut ke rumah untuk persiapan pemberangkatan ke gunung cikuray, kira rencana naik motor sampai ke terminal kampung rambutan, dari kampung rambutan kita naik bis ke arah tasikmalaya. Kita ngumpul dulu di rumah temen ane, dan kita cuma berempat dari rumah temen ane, yang lainnya langsung dari tempat kerja, ternyata eh ternyata temen ane ada beberapa yang belum siap, kirain ane udah pada siap, jadi kita ngumpul langsung berangkat, ya udah deh kita nunggu beberapa jam untuk persiapan temen ane, dan akhirnya kita berangkat, eh ternyata alat pun juga belum lengkap juga, ya udah kita mampir dulu ke tempat toko alat-alat naik gunung, kita beli alat-alat yang belum ada, barang pun sudah kebeli, dan kita langsung cabut ke kampung rambutan. Perjalan pun cukup ramai, sampai-sampai kita berpisah. Dan akhirnya kita ketemuan di terminal kampung rambutan, kita kumpul dulu di tempat sebuat tempat makan supaya kita isi perut dulu sebelum berangkat, sesudah kumpul semua baru deh kita menuju parkiran terminal kampung rambutan.

       Dan akhirnya kita sampai di parkiran terminal kampung rambutan, kita duduk dulu nunggu keadaan kita siap, ada yang makan, ada yang main-main HP, dan lain-lain deh. Di perkirakan udah siap, kita menuju ke tempat bis-bis, ternyata eh ternyata udah banyak orang yang mau naik gunung juga, tapi gak tau pada naik kemana jah, ya kita fokus ke bis jah, langsung nyari bis yang menuju ke tasik. Dan kita pun dapat bisnya, bisnya AC nama bis nya ane lupa (tarif bis Rp. 55.000) , dan ternyata ramai juga di dalam bis, ya udah akhirnya kita pun berangkat.

       Beberapa jam kemudian, kita sampai di tempat pintu masuk menuju gunung cikuray, kita pun turun terus menepi ke rumah penduduk, disana sudah ada beberapa tukang ojek, tapi sayangnya disana sepi gak ada orang yang barengan buat naik gunung, ternyata informasi yang kita dapet dari tukang ojek para pendaki yang naik mobil bak menuju gunung cikuray mereka naik dari terminal garut, karena dari sana sumber mobil bak. Ya udah karena kita gak tau, jadi kita naik ojek yang berawal harga 50.000 kita tawar-tawar sampai harga 40.000, dan kita pun menuju tempat antena pemancar televisi, karena dari sana kita mulai track menuju gunung cikuray, (untuk tarif masuk yang ane tau kalo ente naik kendaraan ada biaya masuk yaitu 5000 perorang). Karena kita nyampai di pemancar masih pagi gulita ya udah kita nunggu samapi agak terangan, karena peraturan disana baru bisa ndaki jam 5 an, untuk di pamancar ada tukang jualan makanan dan juga ada toilet, jadi kita bisa nunggu dulu.

       Dan waktu pun menunjukan sudah agak siang, kitapun mulai bersiap-siap, sebelum kita mulai ndaki kita berdoa dulu dan tak lupa photo-photo dulu (hehehe...) dan kita pun mulai mendaki, di pemancar sudah ada pos, gak tau pos apaan, mungkin pos pendataan, dari pos kita di data dan di kenakan biaya seikhlasnya, dan kita pun jalan melewati kebun tehh warga, sudah agak lama dari perjalanan kita pun mulai istirahat karena tracknya menanjak terus, sudah di bilang cukup untuk istirahat kita mulai jalan kembali, gak lama kita jalan ternyata ada pos lagi, sepertinya itu pos yang di buat oleh para warga setempat, dan kita pun register kembali dan di kenakan biaya seikhlasnya, sesudah dari pos warga kita mulai perjalanan kembali, agak lama perjalanan temen ane minta tukeran tas karena dia bawa career ya udah sehubung ane pakai tas kecil (day pack) ane tukeran tas deh sama temen ane, dan kita pun jalan kembali, selama perjalanan kita banyak istirahat lah, karena medannya pun bisa di bilang lumayan berat, ada track manjat akar-akar pohon, pokoknya ya gitu deh, ya buat kenangan lumayan lah.

       Seiringnya perjalanan naik, kami bertiga ane dan 2 temen ane duluan untuk cari tempat lapak tenda, ya walaupun perjalanan kita banyak istirahatnya, akhirnya kita sampai juga tempat datar hampir mendekati puncak gunung cikuray, tapi sayangnya tempatnya kotor sekali banyak sampah berserakan, ya kita tetapin tempat dulu, kemudian 2 temen ane nyari tempat di atas lagi. Dan akhirnya temen ane dapet tempat, kemudian dateng lah rombongan temen ane yang di belakang, ya lumayan lama nunggu mereka dateng, kemudian temen ane yang sering naik gunung di suruh liat TKP diatas soalnya temen ane yang nyari tempat di atas ragu, muat 2 tenda apa tidak, setelah temen ane ke atas gak lama kemudia kita putuskan camp di atas mendekati puncak lah, kita mulai siap-siap bangun tenda, kemudian membereskan apa saja yang akan di gunakan.

       Semua sudah siap kita mulai masak-masak, karena puret sudah lapar sekali dari naik pagi sampai sampai TKP belum makan besar cuma makan permen, chok*-chok*, madura**, ya udah kita mulai masak nasi, lauk kaya sosis, kornet dan juga masak air. Buat bikin kopi atau the. Semua sudah jadi kita mulai santap makanan, setelah makan kita mulai istirahat, yang mau tidur silahkan tidur, mau keluar lihat pemandangan monggoh.

       dan jam pun berjalan dengan cepat waktu pun sudah menuju jam sore, langit pun sudah mulai berubah menjadi ke orange-orangean. dan kita pun mulai melihat pemandangan dari atas puncak gunung cikuray, saat matahari terbenam kita mulai melakukan photo-photo supaya kita punya kenangan pada saat terbenamnya matahari dari puncak gunung cikuray, masya Allah "terima kasih tuhan kau telah menciptakan semesta ini dengan begitu indahnya".

       dan akhirnya kita balik kembali ke tenda untuk melakukan persiapan makan malam. mulai lah dari kita mulai memasak dengan lauk yang sama seperti kornet, sosis, dan lain-lain (pada gak bisa masak, hehehe...), dan akhirnya masakan pun sudah matang, kita tidak lupa memasak air untuk membuat minuman hangat pada saat malam hari.

       suasana malam pun tidak kalah indah, kita menatap langit yang penuh bintang-bintang dimana kita melihat bintang sanga jelas sekali (maksudnya terang ) beda sekali pada saat kita melihat bintang di Bekasi, kalau di Bekasi tidak terlihat bintang karena langit sudah terpenuhi oleh polusi, tapi sayang kita tidak ada yang bawa kamera SLR, jadi kita tidak bisa mencapture keindahan alam pada malam hari.

      pada malam hari kegiatan yang kita lakukan adalah hanya ngobrol, ngecengin, curhat, memulai pembicaraan perjalanan selanjutnya kemana dan lain-lain deh, setelah itu karena mungkin udah gak ada yang bisa di bahas lagi, kita mulai tidur.

       di pagi hari pun kita bangun sekitar jam 5 an, orang-orang sudah banyak mulai ke puncak gunung untuk melihat keindah alam pada saat terbit matahari, kita pun juga ikutan untuk melihat keindahan alam pada saat terbit matahari dari puncak gunung cikuray, kita mulai naik ke puncak, dan ternyata di puncak sudah ramai sekali dengan orang-orang yang ingin melihat keindahan alam pada saat terbit matahari dari puncak gunung cikuray, dan kita pun mulai mencari tempat yang bagus untuk melihat dan mencapture event tersebut.

       udah beberapa kita capture event yang penting ini sampai siang hari, kami pun mulai turun dan kembali ke tenda untuk persiapan makan pagi, mulailah kita masak dengan bahan makanan yang masih banyak, kita habisin bahan makanan yang ada, karena jika tidak di habiskan sayang karena akan menjadi sampah, setelah kita masak dengan bahan makanan yang ada, dan akhirnya kita mulai memakan makan yang sudah di masak, setelah kita melakukan makan, kita mulai persiapan barang-barang kita unutk di masukkan ke dalam ke tas untuk persiapan turun gunung.

       satu per satu kita mulai packing kembali barang-barang kita ke dalam tas masing-masing, dan tenda mulai di bongkar. gak lama kemudian packing kita selesai, semua barang sudah masuk ke dalam tas, dan kita pun mulai bersiap untuk memulai turun gunung, tidak lupa kita berdoa terlebih dahulu untuk keselamatan kita.

      dan kita pun mulai turun gunung, dari awal kita turun bebarengan dan kemudia ikatan sampah yang saya bawa mulai kendor, beberapa teman saya membantu saya untuk mengikat kembali sampah yang saya bawa, dan yang lainnya masih tetap melanjutkan perjalanan turun gunung, gak lama kemudian ikatan sampah pun mulai kendor kembali, salah satu teman saya membantu kembali untuk mengikat ikatan sampah itu, dan kita pun mulai kembali perjalanan lagi, dan gak lama kembali ikatan sampah pun mulai kendor lagi, wah kalau kaya gini terus menunda perjalan turun nih, nah salah satu temen saya punya ide, kalau ikatan sampah itu di jadiin kaya ikatan tas ransel, jadi setiap ujung di ikat sehingga menjadi seperti ikatan tas ransel.

      dan kita pun masih melanjutkan perjalan, dari salah satu teman saya ada 1 orang mengalami kecelakaan dia mengalami kepleset sehingga dia mengalami keseleo bagian dengkul jadi kita istirahat sejenak, karena temen saya mengalami keseleo dan di mana dia membawa career yang cukup berat, akhirnya kita tukeran tas, karena sehubung saya bawa tas kecil (day pack) ya udah kita tukeran sampai bawah.

      dan beberapa jam perjalanan akhirnya kita sampai di pos warga, di mana di depan pos warga terdapat warung yang menjual makanan dan minuman, dan akhirnya kita melakukan istirahat sejenak sambil ngemil makanan gorengan, dan gak lama kemudian kita mulai melanjutkan perjalanan sampai ke tempat pemancar televisi.

      dari pemancar televisi kita pun mulai mencari tukang ojek kemaren, karena kemaren tukang ojek ngasih perjanjian jika kita naik ojek pas naik dengan tarif Rp. 40.000 kita di kasih tarif untuk turun dengan harga Rp. 30.000, dan kemudian kita menemukan tukang ojek tersebut, dan kita mulai melakukan perjalan menuju bawah pintu gerbang menuju jalan raya.

      sesampai di jalan raya kita pun mulai mencari angkutan umum untuk tujuan terminal garut, karena kita ingin naik bis ke arah bekasi, jadi kita naik bisnya dari terminal garut. ternyata di pintu gerbang sudah ada beberapa angkutan umum yang ingin menampung para pendaki menuju terminal garut, dan kita pun mulai menaiki angkutan umum tersebut, dan akhirnya angkutan umum tersebut jalan menuju terminal garut.

      sesampai di terminal garut, kita tidak langsung mencari makan, melainkan kita "ISOMA (istirahat, shalat dan makan)", dan setelah kita melakukan ISOMA kita mulai pun mencari bis yang menuju bekasi.


Berikut hasil capture kita :
















Jumat, 03 Juli 2015

Perjalan Pertama Naik Gunung ke Gunung Papandayan Tanggal 3-5 April 2015



Hmm, di mulai dari mana yah..?, bingung…
Oh ya udah dari sini jah..

Berawal di tahun 2014 bulannya gw lupa, dari tahun itu, gw sama temen-temen SD gw membuat acara reoni, nah reoni tercipta karena ada temen gw buka usaha ngkringan, sehingga salah satu dari kita sering dateng ke angkringan temen gw dari situ, kita jadi sering ngumpul-ngumpul saling cerita-cerita, nanya-nanya dll.
Kemudian terjadilah acara reoni, setelah acara reoni terjadi kemudian kita merencanakan acara kembali, kebetulan bulan itu bulan idul adha, salah satu dari kita dapet daging, nah kebetulan ada daging, daging tersebut kita buat sate, dari acara bakar-bakaran sate, disitulah kita membuat rencana naik gunung.

Nah pembicaraan rencana naik gunung, yang ingin sekali / tertarik naik gunung ya bisa di bilang lumayan sekitar +- 5 orang, pas waktu itu kita merencanakan naik gunungnya di bulan januari 2015,
Seiring jalannya waktu, rencana naik gunung di bulan januari 2015 batal, karena masing-masing punya kegiatan sendiri-sendiri.

Waktu pun berjalan begitu saja, kita tetap saja masih sering ngumpul di angkringan temen, nah dari situ lah kita membuat rencana ulang untuk naik gunung, ya walaupun agak memaksa supaya rencana naik gunung ini harus di laksanakan ya udah, kita focus untuk supaya rencana ini bisa di jalankan.

Kita mulai ngajak-ngajak temen untuk naik gunung, ada yang gak bisa karena ada acara naik gunung lain, ada yang mengerjakan tugas PI (penulisan Ilmiah), ada yang gak bisa karena uang rembesan belum cair, ya udah rencana tetap kita jalankan, ya walaupun kita hanya bertiga saja yang pergi.

Seminggu sebelum pemberangkata, kita mulai membahas perlengkapan apa saja yang diperlukan kemudian logistic apa saja yang harus di bawa, persiapan sudah di buat, sehubung kita belum memiliki alat yang di perlukan untuk naik gunung, jadi salah satu temen gw, nyari chanelan supaya kita bisa meminjam alat untuk naik gunung.

Ya, alhamdullilah alat dapet seperti 2 tas carier, 3 sleeping bag, 1 kompor, 1 tenda, 3 matras, alat sudah terkumpul semua, hari – 1 malemnya, kita mulai mengelist dan membicarakan apa saja yang kita makan di sana, kita mulai dari makan, kita rencana di sana kita akan makan sayur asem dengan ikan asin, kemudian mie rebus, ya udah, keesok paginya kita mulai cari bahan makanan / logistic.

Di hari H pagi hari, kita mulai mencari bahan makanan / logistic, karena hari H hari jum’at jadi kita pulang terlebih dahulu untuk melaksanakan shalat jum’at, kemudian di sore hari, kita mulai packing ke 2 carier pinjem dan 1 carier punya temen gw, supaya kita bisa merapihkan bawaan kita, bawaan kita sudah rapih masuk ke tas carier, kemudian kita pulang untuk melakukan persiapan.

Pada pukul 8 kita ngumpul di rumah temen gw yang buka usaha angkringan, di rumah temen gw itu, tas-tas carier kita sudah berada disana, setelah kita ngumpul temen saya yang buka usaha angkringan punya ide untuk membawa motor, kemudian motornya di titipkan di kampus temen saya, nah dari situ kita mulai mengambil motor.

Dan akhirnya kita berangkat, kita tidak lupa berdoa terlebih dahulu supaya kita selamat wal afiat berangkat dan pulang, kemudian kita berangkat naik motor, hanya beberapa menit, kita sampai di tempat kampus temen saya, dari situ kita mulai nyari angkutan umum untuk tujuan cibitung,

Akhirnya kita naik mobil elf yang bertujuan cibitung, sesampai di stasiun bekasi, kita di turunkan dan di pindahkan mobil, karena mobil yang kita tumpangi pemumpangnya sedikit, sehingga kita di pindahkan ke mobil yang penumpangnya lumayan banyak. Oh iya untuk tarif dari kampus temen saya sampai stasiun saya kurang tahu, karena keungan kita di pegang oleh temen saya (tapi kalau menurut saya, karena saya tinggal di daerah harapan jaya, kemungkinan angkutan dari harapan jaya ke stasiun bekasi kena +- 7000), kemudian untuk ke tujuan cibitung kita naik mobil elf kita seharusnya turun di RSUD Cibitung, karena kita belum tahu daerah cibitung, sehingga kita salah turun, kita turun di RS xxx, gw lupa namanya (ongkos dari stasiun bekasi ke tempat nyasar +- 10000),

Kemudian temen saya nanya ke temennya yang sudah pernah naik gunung ke papandayan, nah kata temennya temen gw, kita harusnya turun di RSUD Cibitung, bukan di Rs xxx, sehingga kita naik mobil ke arah RSUD Cibitung (ongkos dari RS xxx – RSUD Cibitung kena 3000), sesudah sampai di RSUD Cibitung, ternyata sudah ada orang yang ingin naik gunung juga, kita ngobrol-ngobrol dengan orang itu, ternyata dia ingin naik ke gunung ke cikuray, daerah sama dengan gunung papandayan masih daerah garut, tapi beda tempat, kemudian jalan kedepan untuk mencari mobil, ternyata ada 2 truk besar yang biasa di pakai untuk mengantar sayur-sayuran, kemudian kita Tanya-tanya ke supir truk, ternyata di dalam truk itu sudah ada orang yang ingin pergi ke papandayan, kita di Tanya sama supirnya / calo, berapa orang…?
Kita menjawab 3 orang pak, oh kalau 3 orang bisa naik, ya udah kita naik mobil truk tersebut, ternyata emang benar, di dalam truk tersebut sudah ada sekitar +- 20 orang yang ingin pergi ke papandayan, sehinga sama kita berjumlah +- 23 orang, mobil pun belum jalan-jalan, yang saya denger karena masih ada 4 orang yang belum dapet mobil, si supir / calo menghitung orang yang ada di truk kita tumpangi, dan juga di tanyakan ke kita-kita, masih ada 4 orang, masih bisa di angkut gak..?, dan kita pun menjawab, sudah tidak bisa pak, orang seginih jah kita napas berebutan, apalagi nambah lagi, dan akhirnya kita mobilpun berangkat. (tips : jika kalian ingin naik gunung ke papandayan dengan menggunakan truk sayur kalau bisa kalian dateng di rsud cibitung sekitrar jam 11 malem, karena mobil untuk ke arah garut tidak banyak, dan juga setiap truk mak kapasitas orang +- 24 orang).

        Perjalananpun sampai juga di bawah gunung papandayan, karena masih pagi sekitar jam 5 an, kita luangkan waktu untuk makan terlebih dahulu, supaya pada saat perjalanan naik gunung kita tidak lemes. Untuk naik ke atas ke bagian posko pendaftaran, kalian harus naik kendaraan, karena lumayan jauh juga untuk ke posko pendaftaran gunung papandayan, bisa naik mobil bak / naik ojek (ongkos 20000).

         Sesampai di atas di posko pendaftaran sudah banyak orang yang ingin naik gunung papandayan, kemudian salah satu temen saya bisa di bilang yang megang keuangan kita melakukan pendaftaran, untuk pendaftaran tidak ada persyaratan hanya membayar tiket sebesar 5000/orang, sesudah selesai pendaftaran kita mulai proses naik gunung.

       Perjalanan naik gunung papandayan bisa di bilang lumayan melelahkan, karena jalur jalan naik gunungnya itu awal berbatuan dan berpasir, itu yang membuat kita harus waspada dan hati-hati, karena misalkan kita salah langkah, maka akan dapat mengakibatkan keseleo atau kepleset,
Perjalanan pun sampai di hutan mati, nah dari sini mulai lah kita mencari tempat untuk camp, dimana kita mencari tempat camp yang berdekatan dengan sumber air, dan alhamdullilah kita dapet tempat yang bagus, kita dapet tempat di perkebunan bukan “” dan juga dekat dengan sumber mata air. Mulailah kita membangun tenda kita, Setelah membangun tenda kita, kita siap-siap untuk membuat makanan, soalnya dari naik dari bawah sampai di tempat camp kita belum makan besar, perut lumayan lapar lah, mulailah kita melakukan masak makanan, seperti ikan asih, tempe, sayur, nasi, untuk teman saya ada yang bisa masak, jadi lumayan lah untuk makan, menu kita gak bosenin.
Makan pun telah selesai, dan akhirnya kita istirahat (tidur) dari kondisi cuaca cerah, sampai kondisi cuaca hujan. Hujan pun turun dari sore sampai pagi, ya kadang-kadang hujan berhenti lalu hujan lagi, tapi yang di sayangkan kita tidak bisa melakukan aktifitas di luar, kita hanya beraktifitas di dalam tenda saja, pada saat hujan, kejadian yang tidak kita ingin kan terjadi, yaitu tenda rember, sehingga kita melakukan akal supaya bagaimana caranya agar tenda tidak rembes, soalnya kalau tenda rembes, barang-barang yang ada di dalam tenda akan basah, bisa tas kita, maupun makanan.

          Di malam hari pun cuaca masih hujan dengan kondisi suhu sangat dingin, saya gak tau berapa suhunya, yang pasti dingin banget, pakai kaos kaki 2 pun masih tembus dinginnya, di malam hari pun kita hanya di dalam tenda saja seperti makan, ngobrol, ngegosip, dan lain-lain, dan akhirnya kita pun tidur lagi

       Keesokan paginya, cuaca sudah tidak hujan lagi, dan kita pun bisa beraktifitas di luar, tapi sayang sekali posisi kita camp tidak di puncak sehingga kita tidak bisa melihat sunrise di pagi hari, ya sudah lah, kita hanya melakukan aktifitas masak-masak lagi, untuk persiapan makan pagi, dengan bahan makanan seadanya teman saya membuat makanan dengan seadanya. Dan sesudah makan kita siap-siap untuk turun, soalnya besok pagi kita harus sudah di bekasi karena kita memiliki kegiatan rutin yang sudah menunggu. Ya udah kita siap-siap bersihin alat masak, bongkar tenda, masukin barang-barang ke dalam tenda, beberapa jam kemudian sudah beres, kemudian kita persiapan untuk turun, kita baca doa dulu supaya pada perjalanan kita selamat tidak terjadi kecelakaan, dan kita pun malakukan turun gunung, jalur yang kita lewatin berbeda dengan jalur yang kita naik, jalur ini lebih jauh, karena jalurnya agak muter-muter, tapi untuk viewnya lebih bagus jalur turun di bandingkan jalur naik. Ya sudah kita mulai proses perjalanan turun.

          Sesampai di bawah, ada orang jualan accesoris seperti baju, gelang, bordiran dan lain-lain. Nah kita mencoba untuk melihat-lihat dan membeli beberapa accesoris seperti baju dan bordiran, setelah melihat-lihat kita melanjutkan untuk pulang ke bekasi. Dari loket pendaftaran kita di tawarin ojek untuk sampai ke pintu masuk dengan harga Rp. 20.000, hmm, harganya sama kaya naik mobil bak, kita pikir sejenak, dan kita putuskan kita naik ojek, ( kelebihan naik ojek = lebih cepat, tidak sempit-sempitan, kekurangan = pegel nahan pegangan, sepi karena sendiri) dan akhirnya kita pun sampai di pintu masuk gunung papandayan, dari situ kita nyari angkutan umum untuk ke terminal garut, dan akhirnya kita pun dapet angkutan umum.

          Sesampai di terminal garut, kita langsung mencari bus ke arah bekasi, kita cari prima**sa tapi gak dapet, dan akhirnya kita dapet bis yang biasa (non ac) di dalam bis ternyata sudah ada orang yang bareng kita naik mobil truk sayur, tapi memereka cuma beberapa saja (mereka ada sekitar 20 an orang) di karenakan ada 1 orang ada yang sakit dan juga ada yang besoknya masuk kerja.
Dan akhirnya bis pun jalan, dalam perjalan terasa sangat jauh dan perjalan terjadi kemacetan karena akhir weekend (minggu) jadi rame kendaraan, pada saat di jalan tol, bis kita mengalami pecah ban dan akhirnya bis kita menepi untuk mengganti ban, ya cukup lumayan lama proses pergantian ban, dan akhirnya selesai juga proses pergantian ban, dan bis pun jalan kembali.

          Beberapa jam pun berlalu hingga sampai maghrib dan akhirnya kita sampai di bekasi ( tepatnya lewat pintu tol timur “bekasi timur”) dan kita pun turun di kampus temen ane kuliah. Kita pun masuk ke kampus temen ane, kemudian kita mencari kamar mandi / toilet, dan akhirnya kita dapet kamar mandi di mesjid, kita melakukan cuci muka dan ada yang BAB, hehehe (bukan ane ya gan), setelah bersih-bersih kita persiapan untuk pulang, sebelum pulang ternyata duit kita masih ada, ya udah kita sempatkan untuk makan, dan kita putuskan makan di daerah kartini di nasi bebek (lupa nama tempatnya hehehe...). setelah makan kita langsung pulang ke rumah masing-masing.

dan berikut hasil jepretan-jepretan kita berada di papandayan (siapin tempat buat muntah "soalnya ane terlalu ganteng gan" hehehe) :